Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 2020

Mencairkan BPJS ketenagakerjaan 2020
formulir mencairkan BPJS ketenagakerjaan

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 2020 – Jika kamu seorang freshgraduate pasti akan bertanya tanya apa sih itu BPJS ketenagakerjaan, Namun bagi kami yang sudah lama menjadi seorang karyawan atau tenaga kerja sebuah perusahaan pasti tidak asing lagi dengan kata BPJS ketenaga kerjaan. Untuk pengertian BPJS ketenagakerjaan bisa baca di sini.

BPJS ketenagakerjaan adalah program perlindungan pemerintah yang menjamin seluruh pesertanya dengan program yang ada. Jaminan hari tua salah satu program BPJS ketenagakerjaan yang memberikan solusi persiapan masa depan bagi seluruh pekerja Indonesia.

Maka dari itu Pemerintah telah mewajibkan seluruh perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya di BPJS ketenagakerjaan. Perusahaan harus membuat wajib lapor ketenagakerjaan kepada kementerian ketenagakerjaan. Untuk lebih jelasnya tentang wajib lapor ketenagakerjaan bisa baca di sini.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Buat kamu yang berniat mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan tidaklah sulit. Kamu wajib mempersiapkan dokumen yang sudah di tentukan, selain klaim bisa dilakukan dengan metode mendatangi langsung kantor BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini lebih gampang dengan metode mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan secara online. Tidak hanya gampang, kamu tidak butuh mengantri panjang serta datang langsung ke kantor, pastinya sangat mengirit waktu serta biaya. Berikut metode klaim BPJS Ketenagakerjaan lewat sistem e- klaim ataupun Online.

Dokumen Yang Wajib Disiapkan Buat Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Sebelum kamu memutuskan buat mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan, maka kamu wajib menscan dokumen terlebih dulu buat melakukan e- klaim dengan format jpg, jpge, pmb, png serta pdf saat sebelum diunggah pada halaman prosedur klaim nantinya.

  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • KTP ataupun Paspor
  • Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan dari perusahaan
  • Buku Rekening Tabungan

Metode Klaim BPJS Ketenagakerjaan dengan E- klaim ataupun Sistem Online

  • Buka halaman web resmi BPJS Ketenagakerjaan
  • Setelah itu isi informasi di formulir online
  • Isi 16 digit no identitas sesuai dengan KTP kamu dengan benar
  • Masukkan nama lengkap kamu sesuai dengan KTP
  • Tanggal lahir, dengan contoh: 170198
  • Masukkan no KPJ kamu yang berjumlah 11 digit
  • Masukkan alasan klaim anda
  • Pilih menu drop down yang sudah tersedia
  • Masukkan no hp kamu yang masih aktif serta nantinya hendak digunakan buat memperoleh kode verifikas/ PIN
  • Masukkan alamat email yang masih aktif karena lewat email kamu bakal memperoleh kode verifikasi/ PIN
  • Sesudah semua tuntas maka kamu bakal masuk ke sesi memasukkan kode verifikasi/ PIN

Bila seluruh informasi sudah kamu isi dengan benar maka akan terdapat pemeritahuan melalui email yang bakal memberitahukan kalau informasi yang kamu isi sudah sukses direkam serta sedang dalam proses persetujuan.

Buat sesi verifikasi BPJS Ketenagakerjaan umumnya memerlukan waktu kurang lebih 1×24 jam tunggu sampai kamu memperoleh data lanjutan lewat email, jika email konfirmasi lanjutan telah kamu miliki maka silahkan cetak, setelah itu kamu akan diminta buat datang ke kantor cabang dengan membawa dokumen asli dan salinannya.

Metode Klaim BPJS Ketenagakerjaan dengan Sistem Offline

  • Kamu bisa langsung mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat
  • Setelah itu isi formulir pencairan JHT yang diberikan oleh petugas
  • Kamu wajib menyerahkan seluruh dokumen yang telah ditentukan buat pengajuan klaim
  • Setelah itu kamu bakal menempuh proses wawancara serta pengambilan foto
  • Menunggu proses pencairan dana sesuai dengan yang telah kamu ajukan di awal
  • Proses berakhir setelah itu kamu tinggal menunggu konfirmasi dari pihak kantor BPJS Ketenagakerjaan kalau nantinya saldo kamu telah cair.

Metode ini terkategori metode yang gampang tetapi mempunyai kekurangan antara lain Pencairan dana BPJS secara manual. Tidak hanya itu kamu wajib rela antri dan wajib ikut dengan kebijakan lokal tiap kantor. Kebijakan lokal ini misalnya hanya di beri formulir isian yang sudah dilegalisir dan kemudian diminta wajib datang lagi sehabis memperoleh pesan untuk datang dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, tidak jarang terdapat yang pemberian kuota formulir tidak diberikan kala telah penuhi kuota serta partisipan disuruh untuk datang keesokan harinya.

Sebelumnya kamu juga wajib mengenali jika klaim BPJS Ketenagakerjaan bisa kamu seleksi sesuai dengan kebutuhan kamu, terdapat 3 opsi klaim ialah sebesar 10%, 30%, serta 100% dari besar saldo JHT, dengan begitu para partisipan mempunyai kebebasan buat memastikan berapa jumlah saldo yang hendak di klaim, dibandingkan dahulu yang cuma bisa di cairkan langsung 100% saja. dengan terdapat 3 opsi tersebut maksudnya kamu bisa mencairkan saldo 10% ataupun 30% serta tidak poleh memilih keduanya, pastinya dari ketiga opsi itu mempunyai syarat serta ketentuan yang berbeda pula.

Nah itulah uraian tentang Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 2020, semoga bisa bermanfaat bagi teman teman semua. Jangan lupa kunjungi facebook kami.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.